Tuesday, October 12, 2010

Dua Puisi Yang Ingin Kuposting Lagi

Satu Senja di Tepian Barito


Bayang-bayang telah meregang
Menahan sesak sebelum malam
Ah, boleh aku bertanya?
Kala kulihat kebekuan luka
Masihkah kita mencicil duka?

Sungai Barito yang bisu
Yang menjingga serupa masa lalu
Sesal ditelan kenangan seperti jejak-jejak ilung
Aku menoreh harap, meski hati berwujud sendu

Sesal angin yang kuuntaikan dengan tasbih
Riak sungai merangkul jiwaku yang kecil
Kemana kau pergi?
Aku menggigil dalam sunyi

Barito Kuala, 19 November 2009



Batakan di Hati


Gulungan ombak
Menari bersama angin yang menderu
Hatiku pun terbawa, syahdu

Ada harapan
Pada pasir-pasir basah dan batu pantai
Ada mimpi
Pada kepiting dan kerang yang terdampar
Ada doa
Pada tambatan kapal-kapal para nelayan

Kami berlari
Dalam siraman sinar matahari
Dibuai pesona laut dan indahnya kebersamaan ini

Jiwaku bergetar
Mimpiku berdendang
Semua ini, takkan tergantikan

Batakan, 9 Oktober 2009

10 comments:

  1. senja barito...penuh harapan ya ternyata....okeeee semangat bro...
    jadikan harapan itu sebuah kenyataan, setidaknya sebuah usaha untuk mendapatkannya, setidaknya ada usaha untuk memupus semua harapan menjadi sebuah kenyataannnn......

    ReplyDelete
  2. Teruz brharap. . Jd kn harapan yg trbaik. .

    ReplyDelete
  3. Ae urang banjar kah bro?hehehe....

    ReplyDelete
  4. Aku masih ingat dua buah puisi ini
    (maaf hanyar ja)

    ReplyDelete
  5. eeh, kada maunjun pang aku.

    ReplyDelete
  6. Haha,,,, bisa aja.

    ReplyDelete
  7. Enggeh mang ai...

    ReplyDelete
  8. Alhamdulillah mun kaitu...

    ReplyDelete